Faktor Penyebab Serangan Jantung yang Sering Diremehkan

kompas.com

Tahukah Anda, serangan jantung adalah salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia? Gaya hidup tidak sehat adalah satu dari sekian banyak pemicunya. Kondisi ini terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan aliran darah, sehingga, jantung kekurangan oksigen. Saking berbahayanya, serangan jantung dapat menyebabkan kematian. Jika gejala sudah parah, segera hubungi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hal ini tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, asuransi online Allianz dapat menjadi sahabat terbaik Anda. Sebab, biaya yang seharusnya Anda keluarkan, akan di-cover oleh pihak asuransi. 

Namun, tentu saja menghindari penyebab serangan jantung tentunya akan lebih baik. Berikut beberapa penyebab serangan jantung:

1. Olahraga berlebihan 

Olahraga adalah kegiatan yang baik untuk tubuh. Namun, Anda harus pastikan tubuh Anda sudah terbiasa melakukan aktivitas ini. Agar lebih aman, mulai dengan olahraga yang paling ringan terlebih dahulu. Melakukan iktivitas fisik dengan intensitas yang tinggi dapat menyebabkan serangan jantung mendadak. Tubuh Anda tidak terbiasa melakukannya, namun tetap dipaksakan. Oleh sebab itu, lakukan olahraga secara bertahap sampai tubuh terbiasa.

2. Jantung koroner

Jantung koroner merupakan penyebab utama serangan jantung. Kondisi ini terjadi ketika adanya penyumbatan pada pembuluh arteri koroner. Arteri koroner semakin menyempit karena adanya penumpukan zat yang salah satunya adalah kolesterol. Jika dibiarkan, pembuluh darah akan pecah dan zat-zat tersebut tercampur pada aliran darah. Akibatnya, darah sulit disalurkan ke jantung. 

3. Hipoksemia 

Hipoksemia adalah suatu kondisi ketika kadar oksigen dalam darah lebih sedikit. Keracunan karbon monoksida adalah penyebab seseorang mengalami hipoksemia. Otot jantung akan mengalami kerusakan akibat hipoksemia. Hipoksemia juga bisa menyebabkan hipoksia, yaitu jaringan tubuh tidak cukup menerima oksigen. Namun, serangan jantung akibat hipoksemia terbilang jarang terjadi.

4. Hypertrophic cardiomyopathy 

Biasanya, orang yang mengalami hypertrophic cardiomyopathy atau kardiomiopati hipertrofi adalah atlet muda atau bisa juga karena faktor keturunan. Ini akan menyebabkan otot jantung menebal secara tidak wajar. Sehingga, jantung sulit memompa darah. Otot jantung yang menebal juga dapat memicu serangan jantung mendadak dengan gejala seperti nyeri dada, sesak jantung, dan masalah pada sistem listrik jantung. Sehingga, detak jantung menjadi tidak normal dan dapat mengancam nyawa penderita.

5. Penggunaan obat-obatan terlarang 

Penyebab serangan jantung lainnya adalah penyalahgunaan obat-obatan terlarang, seperti kokain. Kokain berdampak buruk pada pembuluh arteri dan tekanan darah. Meskipun digunakan hanya sekali, pengguna akan mengalami dampak buruk pada tubuh. Pembuluh darah arteri menjadi lebih kaku, mengalami tekanan darah tinggi, serta dinding otot jantung menjadi lebih tebal.

Kesehatan adalah hal utama yang perlu menjadi perhatian ekstra. Sebab, jika kesehatan sudah terganggu, mobilitas Anda pun juga akan terganggu. Jaga selalu kesehatan dan tetap menerapkan pola hidup yang sehat. Semoga bermanfaat!

Posting Komentar

0 Komentar